Jenis Jenis Penyakit Kulit

Jenis Jenis Penyakit Kulit Yang Sering Dialami

Sebagai bagian tubuh terluar manusia, kulit rentan mengalami masalah gangguan kesehatan. Maka dari itu, mengetahui jenis-jenis penyakit kulit akan membuat seseorang lebih banyak waspada dan tidak lagi menyepelekan kebersihan kulit. Masalah kulit disebabkan oleh banyak faktor, seperti terkena infeksi dari benda-benda asing bahkan serangga, bakteri, dan virus.

Padahal kulit memiliki peranan penting untuk menjaga kestabilan tubuh dan mengeluarkan segala bentuk kotoran tubuh. Jika kulit mengalami masalah, maka peranannya juga akan terganggu dan akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Untuk menghindari segala jenis penyakit kulit, tentu saja kamu harus rajin menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.

Untuk lebih mengenal dan dapat mencegah penyakit kulit, berikut jenis jenis penyakit kulit yang sering dialami masyarakat Indonesia yang telah kami rangkum.

Jenis Jenis Penyakit Kulit

Jerawat

Jerawat

Penyakit kulit yang dikenal dalam medis sebagai acne vulgaries adalah penyakit kulit tidak menular akibat penyumbatan folikel rambut oleh kulit mati dan minyak. Folikel rambut adalah bagian yang menghubungkan pori-pori dengan kelenjar minyak (sebasea). Selain itu, jerawat tidak hanya muncul di wajah, melainkan juga pada pundak, punggung, dan dada. Jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan tepat, masalah kulit ini dapat memicu peradangan kulit dan nantinya menjadi masalah baru karena lebih sulit dihilangkan

Baca juga : Cara mengatasi jerawat punggung, mudah dipraktikkan!

Panu

Panu adalah salah satu penyakit kulit yang kerap dialami oleh masyarakat Indonesia. Penyakit ini merupakan infeksi jamur yang mengganggu pigmen kulit, sehingga timbul bercak dengan warna yang lebih terang atau lebih gelap pada kulit. Infeksi kulit ini muncul secara perlahan, namun seiring waktu bercak kulit tersebut menyatu dan membentuk bercak yang lebih besar.

Menurut dr. Allert Benedicto Ieuan Noya yang diulas dalam website Alodokter, panu disebabkan oleh Malassezia, yaitu salah satu jenis jamur yang umum ditemui pada kulit. Namun, jamur tersebut dapat berkembang secara berlebihan sehingga terbentuklah panu. Beberapa faktor yang dapat memicu perkembangan jamur ini yaitu kulit berminyak, cuaca panas dan lembap, keringat yang berlebih, perubahan hormonal dan sistem imunitas yang melemah. Setiap manusia memiliki jamur Malassezia pada tubuhnya, dan bisa dipastikan panu bukanlah penyakit kulit menular. Jadi jangan menyalahkan orang lain ketika kamu memiliki panu.

Eksim

Eksim merupakan penyakit kulit yang kerap ditandai dengan rasa gatal berlebih pada kulit yang dibarengi dengan warna ruam kemerahan. Kemudian bersisik atau pecah-pecah, hingga timbul bintik-bintik kecil yang mengandung air atau nanah.

Keratosis Pilaris atau Chicken Skin

Keratosis Polaris

Kulit ayam atau dikenal juga Keratosis pilaris adalah kondisi di mana permukaan kulit yang ditandai dengan bentol-bentol kecil seperti beruntusan yang membuat kulit menjadi kasar. Umumnya keratosis pilaris tidak menimbulkan rasa nyeri atau gatal, serta bisa berwarna putih atau merah.

Biasanya keratosis pilaris ini muncul pada kulit lengan, paha, pipi, dan bokong. Tapi keratosis pilaris juga bisa muncul di alis, wajah, atau kulit kepala. Jika remaja dan anak-anak mengidap keratosis pilaris, maka mereka bisa sembuh dengan sendirinya saat beranjak dewasa.

Biduran

Penyakit kulit ini adalah reaksi pada kulit yang ditandai dengan munculnya bentol berwarna kemerahan, disertai rasa gatal. Biduran atau Urtikaria dapat muncul di seluruh bagian tubuh dan terkadang muncul secara tiba-tiba. Meskipun biduran sering dikaitkan dengan reaksi alergi, kondisi ini juga dapat dipicu oleh beberapa hal lain, seperti stres, efek samping obat, gigitan atau sengatan serangga, suhu dingin atau panas, dan infeksi. Penyakit ini merupakan salah satu masalah kesehatan kulit yang paling sering terjadi di Indonesia. Diperkirakan sekitar 20% orang dewasa pernah mengalami biduran, dan 15% di antaranya pernah mengalami biduran sejak masa kanak-kanak.

Cacar Air

Jenis penyakit kulit ini disebabkan oleh infeksi virus Varicella-zoster. Virus ini menyebabkan munculnya bintik atau ruam melepuh kemerahan yang terkadang berisi nanah dan sebabkan gatal.

Benjolan ini bisa muncul di seluruh tubuh dan lebih sering terjadi pada anak-anak. Cacar air sangat menular terutama bagi mereka yang belum pernah terkena atau tidak mendapat vaksin cacar seumur hidupnya.

Untuk menghindari sejumlah penyakit kulit tersebut, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan kulit. Selain itu kamu harus kelola stres dengan baik, konsumsi makanan sehat bergizi seimbang, serta cukupi kebutuhan air putih untuk tubuh.

Demikianlah berbagai jenis-jenis penyakit kulit yang kerap dialami masyarakat Indonesia. Selalu jaga kesehatan kulit kamu, ya!

Sharing is Caring

Leave a Comment

Your email address will not be published.