perbedaan kulit sensitif dan kulit alergi

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Kulit Sensitif dan Alergi!

Serupa tapi tak sama, memang secara kasat mata kondisi kulit sensitif dan alergi terlihat sama dan sulit dibedakan. Untuk penjelasan lebih lengkap, yuk simak perbedaan antara kulit sensitif dan  alergi di artikel ini!

Pernah kah kamu ketika dibawah terik matahari atau pada kondisi tertentu kulitmu berubah menjadi kemerahan? Hal ini bisa menjadi tanda bahwa saat itu kulitmu mengalami reaksi alergi atau kulit yang sensitif.

Faktanya, masih banyak yang belum memahami kulit sensitif atau kulit alergi. Hal ini dikarenakan karena ada beberapa tanda yang sangat mirip sehingga sulit untuk dibedakan. Untuk mengatasi masalah tersebut, kamu perlu tahu perbedaan kulit sensitif dan alergi agar tidak salah dalam penanganannya!

 

Penyebab Terjadinya Kulit Sensitif

Kulit sensitif masih berkaitan dengan iritasi. Kulit sensitif atau kulit yang mengalami sensitivitas adalah reaksi terhadap suatu zat yang terpapar  secara berlebihan dari efek samping normal yang dihasilkan oleh zat itu.

Misalnya, produk skincare yang memiliki kandungan alpha arbutin untuk mencerahkan wajah memiliki dosis di atas 3%, hal ini akan membuat kulitmu menjadi iritasi. Kondisi ini tidak melibatkan respon imun secara langsung yang ditandai dengan perubahan kondisi kulit seperti alergi.

Gonta-ganti produk kecantikan juga bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya iritasi pada kulit. Kulit yang terpapar oleh Bahan kimia aktif secara berulang kali akan melemahkan daya tahan lapisan terluar permukaan kulit dan mengembangkan peradangan dan kerusakan pada permukaan kulit. Muculnya iritasi biasanya ditandai oleh kemerahan, gatal, rasa terbakar, bahkan melepuh. Jika reaksi alergi dapat menyebabkan gejala pada permukaan kulit muncul di berbagai area tubuh, iritasi yang terjadi pada kulit sensitif biasanya hanya muncul pada area kulit dimana terjadi kontak dengan zat pengiritasi yang terkandung di dalam suatu produk.

alergi pada kulit

Penyebab Kulit Alergi dan Gejala Alergi yang Umum

Reaksi alergi pada umumnya terjadi pada saat sistem kekebalan tubuh menjadi aktif dan bereaksi secara berlebihan ketika tubuh terpapar debu, mengonsumsi makanan, atau zat kimia tertentu. Jika kamu alergi terhadap suatu zat dan terpapar olehnya, sistem kekebalan tubuh Anda akan bereaksi dan melepaskan antibodi yang disebut dengan Immunoglobulin E (IgE). Antibodi ini bermigrasi ke sel-sel tubuh dan menyebabkannya melepaskan bahan kimia inflamasi yang disebut dengan histamin. Reaksi alergi pada kulit umumnya menyebabkan kulit menjadi kemerahan, terasa gatal, perih, hingga bengkak.

Biasanya, kamu akan mengalami efek dan gejala alergi beberapa jam bahkan beberapa menit setelah melakukan kontak dengan zat ternetu, hingga pada akhirnya tubuh kamu menunjukkan respon histamin. Gejala-gejala alergi kulit seperti yang telah disebutkan diatas mungkin tidak selalu muncul pada area kulit yang langsung terkena zat kimia.

Baca Juga : Cara Mengetahui Jenis Kulit Dengan Langkah Ini

Mengatasi Permasalahan Kulit Sensitif dan Alergi

Jika kamu sering mengalami alergi, kamu harus mengetahui penyebab alergimu dan berhenti menggunakan produk atau hindari paparan zat-zat tertentu. Kamu bisa melakukan patch test untuk mengetahui alergimu. Jika kulitmu sensitif, kamu bisa menggunakan produk kecantikan yang lembut dan khusus untuk kulit sensitif serta diformulasikan dengan bahan anti iritasi.

Mengutip dari BeautyJournal.id ada beberapa zat yang paling umum ditemukan pada produk kecantikan yang harus kamu hindari adalah kandungan pada sunscreen seperti octinoxate, benzophenones, dan oxybenzone.

Bahan pengawet seperti paraben (methyl, ethyl, propyl, butyl, benzyl) dan wewangian juga bisa kamu hindari. Selain itu, kalau kamu memiliki kulit sensitif, hindari paparan kondisi cuaca yang terlalu ekstrem karena kulit sensitif bisa semakin buruk bila terpapar udara yang terlalu panas dan dingin.

 

Sharing is Caring

Leave a Comment

Your email address will not be published.